penyakit kelamin, penyakit kelamin pria, penyakit kelamin wanita

Apa Bedanya Penyakit Kelamin dengan Infeksi Menular Seksual?

Kedua jenis penyakit yang dapat menyerang organ intim ini terkadang memang membingungkan. Keduanya akan membuat kenyamanan Anda terganggu, bahkan penyakit-penyakit ini juga berpotensi mengakibatkan penyakit serius seperti kanker.

tidak ada perbedaan antara penyakit kelamin dengan infeksi menular seksual. Hanya saja, penyakit kelamin yang mengeraha pada infeksi menular seksual disebabkan oleh transmisi bakteri, virus, jamur dan protozoa.

Infeksi Menular Seksual (IMS) adapat menular pada siapa saja yang pernah aktif secara seksual. Sekalipun ia setia pada pasangannya, namun jika tidak menjaga kebersihan organ intimnya dengan baik, maka mikroba yang masuk dapat berkembang pada organ yang luka dan menyebabkan infeksi.

Berikut beberapa jenis infeksi yang umumnya terjadi pada pasangan yang telah aktif secara seksual:

1. Gonore

Dikenal dengan kencing nanah. Pada pria, gejalanya berupa rasa gatal dan panas di sekitar kelamin, yang disertai dengan rasa nyeri. Sering pula mengeluarkan cairan kuning kehijauan. Sementara pada wanita, gonore seringkali tidak menimbulkan gejala.

2. Klamidiosis

Organisme penyebab tersering penyakit ini adalah Chlamydia Trachomatis. Gejala pada pria berupa keluarnya cairan tubuh yang jernih sampai keruh, disertai dengan rasa sakit saat buang air kecil. Lain halnya pada wanita, penyakit ini biasanya tidak bergejala, atau hanya berupa keputihan saja.

3. Sifilis

Pada awal penyakit dapat dijumpai luka di kelamin yang dapat sembuh sendiri. Namun, dalam beberapa minggu kemudian akan muncul berupa ruam di seluruh tubuh yang juga dapat sembuh secara spontan. Jika sifilis tidak diobati, dapat menimbulkan kerusakan hebat pada saraf pusat dan jantung.

4. Herpes genitalis

Infeksi ini disebabkanoleh herpes simplex virus dengan gejalan khas berupa lenting yang berkelompok dan terasa nyeri. Penyakit ini bersifat kambuhan.

5. Trikomoniasis

Penyebabnya adalah infeksi protozoa (Tri Chomona Vaginalis). Gejala klinis yang biasanya dijumpai adalah keluarnya cairan tubuh yang disertai rasa gatal. PAda wanita yang terinfeksi, keluhan yang terjadi biasanya berupa gatal dan ruam di vagina.