Epilepsi? Siapa Takut! Berikut Cara Ampuh Mengendalikan Epilepsi

Epilepsi mengacu pada kejang berulang-ulang yang dipicu oleh impuls listrik abnormal di otak. Beberapa kejang bahkan sangat ringan dan cepat sehingga hampir tidak terlihat; Yang lainnya berlangsung selama beberapa menit, di mana orang bisa jatuh dikarenakan kejang-kejang tsb. Frekuensi kejang juga bervariasi pada setiap orang.

Neurologists umumnya mengabaikan adanya hubungan antara diet dan epilepsi, namun ada beberapa pengecualian. Mereka yang menderita epilepsi yang mengalami sakit kepala migrain yang dipicu oleh makanan tertentu sering berhenti mengalami kejang saat makanan tersebut dieliminasi/tidak dikonsumsi lagi. Beberapa penderita diabetes mengalami kejang saat kadar gula darah mereka turun mendadak. Sejumlah besar alkohol yang dikonsumsi dalam waktu singkat juga dapat menyebabkan kejang. Ada laporan langka tentang aspartame yang memicu kejang pada orang dengan epilepsi.

Pengecualian lain: diet ketogenik telah membantu menghentikan kejang pada 20% anak-anak yang serangannya tidak dapat dikendalikan oleh obat.

 

Kaitan Dengan Nutrisi

Tidak rumusan diet untuk orang-orang dengan epilepsi, namun beberapa dari pendekatan nutrisi ini dapat membantu dalam mengendalikan penyakit ini:

Pertimbangkan diet ketogenik untuk anak-anak. Ahli saraf di rumah sakit Johns Hopkins telah memperbaiki perawatan diet untuk penderita epilepsi parah. Diet ketogenik menyebabkan tubuh memecah lemak, bukannya karbohidrat untuk pembuatan energi. Untuk anak-anak, diet dimulai dengan 2 sampai 3 hari puasa di rumah sakit, dan kemudian makanan akan diperbolehkan secara bertahap. Diet ini memberikan sekitar 75% kalori yang memang umumnya direkomendasikan untuk anak-anak yang sehat, yang kebanyakan dari lemak. Sejumlah kecil protein ditambahkan untuk memungkinkan setidaknya beberapa pertumbuhan, namun karbohidrat dijaga seminimal mungkin. Asupan cairan dibatasi. Diet harus disesuaikan dengan hati-hati dan kemudian diikuti seksama, karena bahkan perubahan kecil pun bisa menyebabkan kejang. Meski sulit, hasilnya ternyata ada: Sebagian besar bisa melanjutkan diet normal tsb dan masih memiliki kemungkinan tidak terkena kejang setelah 2 sampai 3 tahun.

Lakukan perubahan diet. Orang dewasa juga bisa mencoba diet ketogen jika obat-obatan yang dikonsumsi tidak mempan Tapi diet ini tidak dianjurkan untuk orang dewasa karena sifatnya yang sangat restriktif. Peneliti di rumah sakit Johns Hopkins juga telah mengembangkan diet Atkins yang dimodifikasi, yaitu diet rendah karbohidrat, tinggi lemak. Studi telah menunjukkan bahwa diet menurunkan tingkat kejang pada hampir setengah orang dewasa yang mencobanya. Konsultasikanlah ke dokter Anda sebelum mengubah diet Anda.

 

Selain Pola Makan

Orang dengan epilepsi dapat menjalani kehidupan yang memuaskan. Pertahankan agar kejang-kejang agar tetap terkontrol dengan mengkuti tips-tips berikut:

Tetap ikuti dosis pengobatan. Meski menghadapi efek samping bisa jadi sulit, sangat penting untuk mengambil dosis yang tepat seperti yang diperintahkan oleh dokter Anda. Jika efek samping mengganggu Anda, konsultasikan hal tsb.

Cukupilah kebutuhan tidur. Tidak cukup istirahat bisa memicu kejang. Targetkan 7 sampai 8 jam tidur dalam semalam.

Pakailah gelang peringatan medis. Hal ini dapat membantu tenaga medis berjaga-dengan begitu nyawa Anda bisa tertolong.

Cari tahu tentang terapi lainnya. Bergantung pada situasi, operasi atau terapi lain mungkin diperbolehkan untuk Anda. Konsultasikan dengan dokter Anda tentang pilihan Anda tsb.

 

Pengendalian epilepsi bisa juga dibantu dengan tanaman pegangan, lihat infonya disini: https://www.deherba.com/ramuan-tanaman-pegagan-kendalikan-penyakit-epilepsi.html