Sugar Pineaviators Blog

Sebelas Jam Menteri Idrus Diperiksa

Puluhan war dari berbagai media menunggu tawan kedatangan Menteri Sosial Idrus Marham di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi di Kuningan, Jakarta, kemarin pagi. Sekitar pukul 09.55 WIB politikus Partai Golkar itu datang memenuhi panggilan pemeriksaan KPK. Ia tampak mengenakan kemeja berwarna putih dan celana panjang berwarna hitam.

Idrus datang ke KPK menumpang mobil Mitsubishi Pajero berwarna hitam, ditemani tiga pria berbadan tegap. Ia lantas menghampiri para wartawan yang telah menunggunya. “Hari ini memenuhi undangan dari KPK, karena itu saya hadir di sini,” ujar dia sebelum kemudian masuk ke ruang tunggu gedung KPK.

diperiksa

Di sana Direktur Utama PT Pembangkitan Jawa-Bali Investasi, Gunawan Yudi Hariyanto, telah menunggunya. Mereka bersalaman lalu beranjak ke ruang pemeriksaan KPK. Idrus dan Gunawan menjadi saksi pertama yang diperiksa KPK untuk kasus dugaan suap proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap Riau-1.

Jumat pekan lalu, KPK menangkap Wakil Ketua Komisi Energi Dewan Perwakilan Rakyat Eni Maulani Saragih dan bos Apac Group, Johannes Budisutrisno Kotjo. Eni diduga menerima suap dengan nilai total Rp 4,8 miliar dari Johannes dalam proyek PLTU Riau-1. Juru bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan ada dugaan Idrus mengetahui pertemuanpertemuan yang dilakukan Eni sekaligus aliran duit suap.

Karena alasan itu, penyidik perlu meminta keterangan politikus Partai Golkar tersebut. “Termasuk mulai dari awal apakah ada komunikasi atau permainan uang yang diketahui atau tidak diketahui oleh saksi,” ujar dia. Pemeriksaan terhadap Gunawan berlangsung sekitar tujuh jam.

Pemimpin anak usaha PT Perusahaan Listrik Negara itu keluar dari ruang pemeriksaan sekitar pukul 17.00 WIB. Gunawan tidak banyak berkomentar saat ditanyai para wartawan. “Semua sudah saya jelaskan ke penyidik,” ujar dia.

Sementara itu, pemeriksaan terhadap Idrus berlangsung lebih lama lagi. Orang dekat mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto itu baru keluar sekitar pukul 21.20 WIB. Sebelum masuk mobil, ia sempat memberi keterangan kepada wartawan mengenai hubungannya dengan Eni maupun Kotjo. “Mereka semua teman saya,” ujar dia.

Meski begitu, Idrus enggan menanggapi pertanyaan tentang dugaan ia mengetahui pembahasan maupun aliran suap proyek PLTU Riau-1. “Tak etis kalau saya sampaikan, karena proses pemeriksaan sedang berlangsung,” ujar dia.